Hujan masih mengguyur, membasahi jendela, meniup dingin manusia bernadi ..
Lelaki itu membenamkan kepala di bantal, berteriak sekencang-kencangny dalam benak ..
'Deminya , demiku, hh .. ' dia mendesah.
Airmatany mengalir, keputusanny kepalang jauh untuk berubah ..
Di lain atap ..
Gadis itu menatap bayanganny sendiri di kaca, melihat bibirny yg merah, kontras dengan kulit putihny yg kontras dengan rambut hitam legamny.
Pelupuk matany menghangat ..
Dia meronta dalam hati ..
'karenanya, karenaku, Argh !! ' dia menyesal .
Waktu sudah terlalu melapuk meski ingatan masih segar ..
Raga berjarak namun jiwa menyatu ..
Mereka memejamkan mata yg sudah berlinangan air ..
'maaf ...'
pikiran mereka bagai bertemu ..
Dan saling memeluk untuk terakhir kaliny ..
Bagai raga mereka bertemu ..
Bandung, 24 Februari 2009
Saturday, March 14, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment